Menang Tanpa Konfrontatif

Studi tentang Konsep Kemenangan dalam Masyarakat Nias

Authors

DOI:

https://doi.org/10.36588/sundermann.v13i2.44

Keywords:

kemenangan, konfrontatif, lakhömi, Nias, Ono Niha

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana masyarakat Nias memahami konsep kemenangan; apakah konsep tersebut masih hidup di tengah kehidupan masyarakat Nias; serta bagaimana masyarakat merespon berbagai tantangan, baik masalah kemiskinan maupun bencana yang ada di sekelilingnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bauran metode penelitian sejarah dan fenomenologi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis tematik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemenangan bagi masyarakat Nias (Ono Niha) adalah memperoleh lakhömi sebagai refleksi dari pola hidup di Teteholi Ana'a, mencakup fetaro atau bosi (strata), fokhö  atau fo'ana'a (harta), fo'onekhe (pendidikan) dan fa'abölö (kekuatan), serta fonga'ötö (keturunan). Karena itu seluruh aktivitas hidup diarahkan untuk memperoleh lakhömi itu. Tradisi ini tidak pernah musnah, terus tampak dalam kehidupan kesehariannya, walaupun dalam cara dan bentuk yang berbeda. Terungkap juga bahwa Ono Niha selalu berusaha mencari alternatif tanpa konfrontatif dalam menghadapi permasalahan, demi mencapai kemenangan. Sikap hidup solutif yang ditampilkan adalah dengan cara mundur atau berpisah sebagai jalan alternatif tanpa konfrontatif. Masyarakat Nias secara khusus pada konteks penelitian memahami sumber penderitaan sebagai amarah Tuhan karena tidak mematuhi perintah-Nya. Pandangan dan sikap tersebut terlihat tidaklah solutif terhadap persoalan yang ada. Menyalahkan Tuhan, roh-roh jahat dan lainnya sebagai sumber penderitaan adalah pandangan tradisional yang masih dilingkupi oleh pemahaman kosmologi dunia atas dan dunia bawah, dimana dewa-dewi mau mempersulit manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bernard, H Russell, and Bernard H. Russell. Reserach Methods in Anthropology - Qualitative and Quantitative Approaches. AltaMira Press. Walnut Creek: AltaMira Press, 2006.

Braun, Virginia, and Victoria Clarke. “Using Thematic Analysis in Psychology.” Qualitative Research in Psychology 3, no. 2 (January 2006): 77–101.

Crist, Janice D., and Christine A. Tanner. “Interpretation/Analysis Methods in Hermeneutic Interpretive Phenomenology.” Nursing Research 52, no. 3 (May 2003): 202–205. http://journals.lww.com/00006199-200305000-00011.

Danandjaja, James. Ono Niha: Penduduk Pulau Nias, 1976.

Gulö, W. Benih Yang Tumbuh 13. Semarang: Satya Wacana Press, 1983.

Hämmerle, Johannes Maria. Asal Usul Masyarakat Nias: Suatu Interpretasi. Gunungsitoli: Yayasan Pusaka Nias, 2001.

———. Daeli Sanau Talinga: Tradisi Lisan Onowaembo Idanoi. Gunungsitoli: Yayasan Pusaka Nias, 2005.

Harefa, Faogoli. Hikayat Dan Cerita Bangsa Serta Adat Nias. Sibolga: Rapatfonds Residentie Tapanoeli, 1939.

Harita, S. “Gerakan Pertobatan Massal Sebagai Hasil Pertemuan Gerakan Pietisme Dengan Nilai-Nilai Budaya Agama Suku Nias.” STT Jakarta, 1990.

Heriyanto, Heriyanto. “Thematic Analysis Sebagai Metode Menganalisa Data Untuk Penelitian Kualitatif.” Anuva 2, no. 3 (November 2018): 317.

Hummel, Uwe, and Tuhoni Telaumbanua. Cross and Adu: A Socio-Historical Study on the Encounter between Christianity and the Indigenous Culture on Nias and the Batu Islands, Indonesia (1865-1965). Boekencentrum, 2007.

Laiya, Bamböwö. Solidaritas Kekeluargaan Dalam Salah Satu Masyarakat Desa Di Nias, Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1980.

Marshall, Catherine, and Gretchen B. Rossman. Designing Qualitative Research. 6th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, Inc., 2015.

Mendröfa, S. W. Boro Gotari Gotara. Gunungsitoli: Gloria-Onowaembo, 1969.

Mendrofa, Sokhiaro Welther. Fondrakö Ono Niha: Agama Purba, Hukum Adat, Hikayat Dan Mitologi Masyarakat Nias. Jakarta Raya: Inkultra Fo[u]ndation, 1982.

———. “Terangkum Dalam Fondrakö.” In Menuju Gereja Yang Mandiri, Apa Kata Mereka, edited by Delipiter Lase. Gunungsitoli: STT BNKP Sundermann, 2005.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012.

Müller, Theodor. Die “Grosse Reue” Auf Nias: Geschichte Und Gestalt Einer Erweckung Auf Dem Missionsfelde. Gütersloh: C. Bertelsmann, 1931.

Nanda, Serena. Cultural Anthropology. California: Wadsworth Publishing Company, 1984.

Neuman, W. Lawrence. Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. 7th ed. London: Pearson Education Limited, 2014.

Pieper, Adolf. Die Auswirkung Der Erweckung Auf Nias. Barmen: Verlag des Missionshauses, 1926.

Schro?der, Engelbertus Eliza Willem Gerards. Nias: Ethnographische, Geographische En Historische Aanteekeningen En Studie?n. Leiden: N.V. boekhandel en drukkerij voorheen E.J. Brill, 1917.

Sundermann, Heinrich. Die Insel Nias Und Die Mission Daselbst: (Mit Anhang, “Niassische Literatur”)?: Eine Monographie. Barmen: Verlag des Missionhauses, 1905.

Telaumbanua, Ana. SKISMA GEREJA DI NIAS Suatu Tinjauan Historis-Teologis Tentang Skisma Gereja Di Nias Hingga Tahun 1992 Dan Maknanya. Edited by Arif Yupiter Gulo. 1st ed. Klaten: Lakeisha, 2020.

Telaumbanua, Tuhoni. “Kaum Milenial & Kebudayaan Nias.” SUNDERMANN Jurnal Ilmiah Teologi Pendidikan Sains Humaniora dan Kebudayaan 1, no. 1 (October 25, 2019): 1–16. https://jurnal.sttsundermann.ac.id/index.php/sundermann/article/view/19.

———. “Perjumpaan Injil Dan Kebudayaan Di Tengah Ono Niha.” In Injil Dan Budaya Nias, edited by W. Gulö, 149–153. Gunungsitoli, 2004.

Telaumbanua, Tuhoni, and Uwe Hummel. Salib Dan Adu: Studi Sejarah Dan Sosial-Budaya Perjumpaan Kekristenan Dan Kebudayaan Asli Di Nias Dan Pulau-Pulau Batu Indonesia (1865-1965). Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Wegner, R. Die Erweckungsbewegung Auf Nias. 3rd ed. Barmen: Verlag des Missionshauses, 1924.

Zebua, Faondragö. Kota Gunungsitoli: Sejarah Lahirnya Dan Perkembangannya. Gunungsitoli, 1996.

Downloads

Published

2020-12-28

How to Cite

Gea, N. (2020). Menang Tanpa Konfrontatif: Studi tentang Konsep Kemenangan dalam Masyarakat Nias. SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan, 13(2), 99-114. https://doi.org/10.36588/sundermann.v13i2.44

Issue

Section

Table of Contents